Sabtu, 05 Maret 2011

terima kasih

terima kasih ibuk..
kau tak pernah lelah untuk selalu memanjakan ku dengan masakan terlezat mu..
kau rawat aku dengan tangan malaikat mu yang halus,hangat dan lembut serta peluk mu penuh dengan kesejukan..
kau slalu merasakan apa yang sedang aku rasakan..
kau tak pernah ingin melihat anak mu terluka dan sedih..

terima kasih bapak..
ku tau diam mu bukan berarti kau tak sayang pada ku..
kau tak pernah langsung melarang ku,tapi kau slalu mengawasi ku dari kejauhan..
kau biarkan aku merasakan sebuah pelajaran dari pengalaman..
kau bekerja pagi siang sore dan malam demi sesuap nasi dan demi membahagiakan istri dan anak2 mu..
kau rela banting tulang hingga terkadang membahayakan diri mu sendiri..

kini..
wajah mu (ibuk dan bapak) menunjukkan tanda-tanda penuaan..
dapatkan aku membuat dan melihat kalian tersenyum bahagia karna aku,sebelum akhirnya aku tidak dapat melihat kalian lagi.. 

2 komentar: